BATANG, smpantura – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang diminta mengikuti tes urine secara mendadak, Jum’at (20/2). Kegiatan ini digelar sebagai bagian komitmen dalam menjaga integritas dan kondusivitas lingkungan hunian agar terbebas dari peredaran narkotika.
”Tes urine dadakan kepada warga binaan di lakukan sebagai langkah konkret deteksi dini terhadap peredaran gelap narkotika,” ujar Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Nur Hamdan.
Ia menyampaikan, kegiatan ini di ambil guna memastikan Lapas Batang tetap bersih dari praktik penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Pelaksanaan tes urine di lakukan terhadap 10 orang warga binaan yang di pilih secara acak. Untuk menjaga validitas medis, proses pengambilan sampel di lakukan dengan pendampingan langsung oleh tim medis Lapas Batang, yang terdiri dari perawat dan dokter jaga klinik.
”Berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan secara transparan, seluruh sampel dari 10 warga binaan di nyatakan negatif,” ucapnya.
Nurhamdan menjelaskan, hasil ini menunjukkan bahwa upaya pembinaan dan pengawasan yang selama ini di lakukan di Lapas Batang berjalan dengan efektif. Ia juga menyampaikan, seluruh rangkaian kegiatan tes urine berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
”Melalui langkah preventif ini, Lapas Batang terus berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi proses pembinaan warga binaan. Agar mereka siap kembali ke masyarakat sebagai individu yang bersih dan taat hukum,” tuturnya. (**)


