Menurut Wabup Wurja, keselamatan warga adalah prioritas absolut yang tidak bisa di tawar. Karena itu, penanganan bencana alam ini tidak bisa di tunda. Sejumlah dinas terkait pihaknya minta untuk berkoordinasi dalam penanganan bencana ini.
“Saya minta semua pihak bergerak cepat, terkoordinasi, dan efektif. Ini untuk segera memulihkan akses vital ini. Sekaligus untuk meminimalisir dampak lebih lanjut,” tegas Wurja.
Camat Ketanggungan Nurrudin menambahkan, jajaran Forkompinca Ketanggungan mengambil inisiatif untuk pengalihan arus lalu lintas terkait bencana alam tersebut. Kendaraan roda empat yang sebelumnya melintasi jembatan itu, kini di arahkan untuk menempuh rute memutar melalui Pertigaan Desa Sindangjaya. Kemudian melewati Desa Kamal dan menuju Desa Jemasih. Untuk memudahkan navigasi dan menghindari kebingungan, petunjuk arah sementara yang jelas dan informatif telah terpasang rapi di Pertigaan Desa Sindangjaya.
“Bagi pengguna sepeda motor, kami imbauan agar ekstra hati-hati dan waspada saat melintasi jalur yang berpotensi licin, tidak stabil, atau bahkan membahayakan akibat longsor ini,” pungkasnya. (**)


