Brebes  

Di Tengah Demo Anarkis, Pemkab Brebes Salat Gaib Bagi Affan Kurniawan

BREBES, smpantura – Pemkab Brebes memili jalur spiritual sebagai bentuk solidaritas dan penegasan sikap damai, di tengah aksi demo yang berlangsung anarkis. Ratusan warga Brebes justru melakukan salat gaib dan doa bersama di Pendopo Brebes, bagi almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas dalam insiden kendaraan taktis Brimob di Jakarta.

Salat gaib dan dia bersama ini dipimpin KH Labib Shodiq Suhaimi, pengasuh Ponpes Al-Hikmah I Benda Sirampog. Acara berlangsung khidmat dan penuh haru. Lantunan doa dan syalawat terdengan di tengah suara sirene dan kabar kerusuhan di Gedung DPRD Brebes dan Jalur Pantura Brebes. Bupati Paramitha Widya Kusuma, jajaran pejabat daerah, tokoh agama, dan masyarakat lintas usia juga mengadiri salat gaib dan doa bersama ini.

KH Labib menuturkan, doa bukan hanya bentuk belasungkawa, tetapi juga pernyataan sikap kolektif masyarakat Brebes. Ketenangan bukan kelemahan, melainkan kekuatan spiritual yang mampu meredam amarah kolektif. “Kalau kita cinta Brebes, ya harus bagaimana menjaga iklim kondusif dan saling menghormati,” ujarnya.

BACA JUGA :  Soal Laporan ke DKPP, KPU Brebes Mengaku Tidak Tahu

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Brebes KH Sholahudin Masruri atau Gus Sholah mengajak, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk bergandengan tangan menjaga kerukunan. Sehingga bisa mengamalkan peri kemanusiaan sesuai yang di ajarkan agama. Ia juga menyerukan pentingnya introspeksi dan musyawarah di tengah situasi yang memanas. Negara yang aman akan berlimpah keberkahan, dan masyarakat yang saling menjaga akan menjadi benteng utama dari segala bentuk kekacauan.

“Ayo para pemimpin juga saling muhasabah. Saling bermusyawarah, dan hasilnya serahkan kepada Allah SWT,” pungkasnya.

error: