TEGAL, smpantura – Menyambut kedatangan pejabat baru Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya SIK MH, dan melepas pejabat lama AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama SIK, ternyata tak sekadar disajikan dalam tradisi bernama ”Pedang Pora”. Tapi ada lagi hal unik yang di pertontonkan personel markas kepolisian itu, dan menarik perhatian masyarakat luas, di daerah berjuluk Kota Bahari.
Yakni, usai menyajikan tradisi Pedang Pora, tontonan menarik dan unik justru terlihat saat melepas keberangkatan pejabat lama Kapolres Tegal Kota AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama SIK, ke tempat tugas barunya sebagai Kapolres Kebumen.
Pejabat lama itu, setelah lepas dari barisan perwira polisi yang mengacungkan Pedang Pora sebagai simbol kehormatan payung pelindung Gerbang Pura, menuju pintu keluar Mapolres Tegal Kota, di sambut gempita ucapan selamat ratusan personel markas kepolisian tersebut.
Tak hanya itu, Wakapolres Tegal Kota Kompol Yulius Herlinda SH, yang memimpin langsung mengantar pelepasan pejabat lama Kapolres Tegal Kota, menyambutnya dengan becak hias warna warni. Ia memohon agar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama SIK naik becak hias, dan Kompol Yulius Herlinda yang langsung mengayuh becak tersebut meninggalkan Mapolres Tegal Kota.
Hal sama juga di lakukan terhadap istri pejabat lama Kapolres Tegal Kota yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Bhayangkari Cabang Kota Tegal, Made Dwi Pramesti SH, atau yang kerap di sapa akrab dengan nama Uwit Putu Krisna.
Menggenjot Becak
Bahkan, sejumlah perwira menengah berpangkat Kompol dan perwira pertama berpangkat Ipda, Iptu dan AKP, terlihat dengan senang hati ingin menggenjot becak hias yang di naiki istri AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama. Tapi akhirnya, yang di nobatkan sebagai pengayuh becak itu adalah Kapolsek Tegal Timur Kompol Suratman.


