Ketika bus-bus itu perlahan meninggalkan Donohudan, mereka tak sekadar mengangkut penumpang. Di dalamnya, tersimpan cerita tentang negara yang mencoba hadir lebih dekat—melalui perjalanan yang lebih ringan, lebih nyaman, dan lebih bermakna. (**)
Difabel dan Lansia Rasakan Manfaat Balik Rantau Gratis Jateng


