TEGAL, smpantura – Pimpinan baru BPJS Ketenagakerjaan periode 2026-2031 resmi ditetapkan pemerintah.
Direktur Utama yang baru, Saiful Hidayat, di harapkan mampu memperkuat perlindungan pekerja sekaligus memperluas kepesertaan hingga ke daerah.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tegal, Rudyanto Panjaitan, menyambut positif kepemimpinan baru di tingkat pusat.
Menurut Rudy, arah kebijakan nasional sangat berpengaruh langsung terhadap pelayanan di daerah, terutama terkait perluasan perlindungan bagi pekerja informal.
“Pergantian pimpinan merupakan hal yang wajar dalam organisasi. Kami di cabang siap menindaklanjuti program strategis dari pusat, khususnya penguatan perlindungan pekerja rentan dan sektor informal,” ujar Rudy, Sabtu 21 Februari 2026.
Rudy menjelaskan, selama ini tantangan terbesar di daerah adalah masih banyak pekerja mandiri yang belum memahami pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.
Karena itu, pihaknya akan memperkuat sosialisasi berbasis komunitas.
“Kami akan lebih masif turun ke pasar, nelayan, ojek, hingga UMKM. Harapannya visi pimpinan baru untuk memperluas cakupan kepesertaan bisa cepat dirasakan masyarakat,” tambah Rudy.
Rudy menilai, kepemimpinan baru di harapkan mampu menghadirkan inovasi layanan digital sekaligus meningkatkan kemudahan klaim bagi peserta.
“Bagi masyarakat Tegal, yang paling penting pelayanan makin mudah, cepat dan manfaatnya terasa nyata ketika risiko kerja terjadi,” pungkas Rudy.
Dengan adanya kepemimpinan baru di tingkat nasional, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal menargetkan peningkatan jumlah peserta aktif sepanjang 2026, terutama dari sektor pekerja bukan penerima upah. (**)


