Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Tegal, Irkar Yuswan Apendi, menegaskan kegiatan tersebut murni agenda kebudayaan untuk memperkenalkan tari geyol.
Irkar menyebut, sekitar 6.000 peserta dari komunitas senam dan sanggar tari akan terlibat.
“Tujuannya menduniakan tari geyol. Tidak ada aspek politis. Murni kegiatan Pemerintah Kota Tegal,” jelas Irkar.
Terkait berbarengannya dengan kirab budaya PSI, Irkar memastikan dua kegiatan tidak akan saling berbenturan.
“Kami memastikan kedua event tidak bentrok dan netralitas ASN tetap terjaga,” ujar Irkar. (**)


