Sebagai solusi, Pemkab menyiapkan sejumlah program unggulan, mulai dari pemerataan infrastruktur, penataan kota, hingga pariwisata berbasis pengalaman. Di sektor SDM, program “Satu Desa Satu Sarjana” dan beasiswa bagi warga kurang mampu terus digencarkan.
Kepala Bapperida Kabupaten Tegal Faried Wajdy, menjelaskan bahwa penyusunan RKPD kali ini sangat partisipatif. Tercatat ada 1.140 usulan dari tingkat desa yang kemudian dikerucutkan menjadi 314 usulan prioritas di tingkat kecamatan.
“Usulan didominasi oleh perbaikan infrastruktur dasar, sarana pendidikan, dan layanan kesehatan,” jelas Faried.
Tak hanya itu, Pemkab Tegal juga menggelar Musrenbang tematik untuk menjaring aspirasi kelompok perempuan, anak, penyandang disabilitas, serta penanganan stunting. Langkah inklusif ini diambil guna memastikan perencanaan pembangunan 2027 lebih responsif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. (**)


