Brebes  

Gerusan Sungai Pedes Dekati Permukiman, Warga Karangjati Brebes Pasang Bronjong Secara Swadaya

FOTO : Warga swadaya pasang bronjong untuk mengamankan tebing permukiman dari gerusan Sungai Pedes

BREBES, smpantura – Gerusan Sungai Pedes kembali mengancam permukiman warga di Dukuh Karangjati, Desa Tonjong, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Tebing sungai kini tersisa sekitar dua meter dari rumah warga setelah banjir besar pada 4 Februari 2026.

Warga RT 04 dan RT 05 RW 05 Desa Tonjong itupun bergerak memasang bronjong berisi batu untuk menahan longsor. Pemasangan dilakukan secara gotong royong dengan memanfaatkan dana iuran masyarakat.

Sekretaris Kelompok Masyarakat (Pokmas) Karangjati, Bayu Aji Mulyanto, mengatakan langkah tersebut diambil karena kondisi tebing semakin tergerus arus sungai.“Material bronjong sekitar 50 meter kubik batu berasal dari iuran warga. Kami kerjakan bersama-sama,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).

BACA JUGA :  Longsor di Tambakserang Brebes Tutup Jalan, Warga Diminta Waspada

Menurut Bayu, sebelumnya warga juga pernah melakukan iuran untuk menyewa alat berat guna mengalihkan arus sungai pascabanjir 21 Desember 2025 yang menyebabkan lima rumah rusak akibat longsor.

Pihak warga telah mengajukan permohonan bantuan alat berat sebanyak tiga kali. Namun sembari menunggu tindak lanjut pemerintah, warga memilih melakukan penanganan darurat secara swadaya.

Dalam waktu dekat, warga berencana kembali menggalang dana di jalan raya untuk membiayai pemasangan bronjong pengaman tebing.
“Warga berharap ada solusi jangka panjang agar gerusan Sungai Pedes tidak terus mengancam permukiman sehingga bisa hidup nyaman dan aman,” katanya. (**)