Usai dari Al-Fusha, Ahmad Luthfi melanjutkan silaturahmi ke kediaman Habib Luthfi bin Yahya di kompleks Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan. Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Luthfi mengenang kedekatannya dengan Habib Luthfi yang telah terjalin sejak hampir dua dekade lalu, tepatnya saat ia menjabat sebagai Kapolres Batang.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, diwarnai cerita-cerita perjalanan panjang keduanya dalam berbagai momentum.
Di sela agenda tersebut, Ahmad Luthfi juga menyempatkan diri meninjau langsung kondisi tanggul Sungai Bremi yang jebol di wilayah Pabean Barat, Kota Pekalongan. Langkah itu menjadi bentuk respons cepat pemerintah terhadap situasi darurat yang dihadapi masyarakat.
Selanjutnya, Ahmad Luthfi bertolak ke Kota Semarang untuk bersilaturahmi dengan KH Shodiq Hamzah, pengasuh Pondok Pesantren Asshodiqiyah, Kaligawe. Dalam kunjungan itu, ia kembali menerima pesan serupa dari para ulama agar selalu sabar dan terus menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat.
Menanggapi berbagai pesan tersebut, Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menyelesaikan persoalan daerah. Ia mengaku telah menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jawa Tengah untuk bergerak bersama.
“Kita dorong seluruh OPD berkolaborasi, termasuk bupati dan wali kota, agar kompak menyelesaikan persoalan masyarakat,” tegasnya.
Silaturahmi ini tidak hanya menjadi tradisi Idulfitri, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat nilai kepemimpinan yang berpijak pada kesabaran, kebersamaan, dan keberpihakan kepada rakyat. (**)


