Menurutnya, perubahan global yang cepat menuntut pemimpin daerah untuk tidak hanya hadir secara administratif, tetapi juga mampu membaca perkembangan geopolitik dan dampaknya terhadap daerah.
“DPRD memiliki peran strategis, tidak hanya dalam fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, tetapi juga sebagai penjaga keseimbangan antara kepentingan nasional dan aspirasi lokal,” kata Ace.
Ia juga menekankan pentingnya peran DPRD dalam mendukung pencapaian agenda pembangunan nasional, termasuk visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Keputusan kebijakan dan anggaran harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan kemajuan bangsa,” imbuhnya.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menambahkan, terdapat tiga perspektif penting yang perlu dimiliki pimpinan DPRD, yakni memahami dinamika geopolitik, fokus pada program prioritas, serta mampu mengelola pemerintahan secara efektif.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kepemimpinan DPRD sekaligus mendorong sinergi yang lebih erat antara legislatif dan eksekutif dalam pembangunan daerah. (**)


