Brebes  

Gubernur Jateng Pastikan Relokasi SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan

BREBES, smpantura – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung lokasi longsor di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Rabu (11/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, gubernur memastikan SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan akan direlokasi karena kondisi tanah di kawasan sekolah dinilai labil dan rawan longsor.

Peninjauan dilakukan bersama Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma serta sejumlah pejabat terkait. Selain melihat langsung lokasi longsor, gubernur juga memimpin rapat koordinasi penanganan dampak bencana di Madrasah Diniyah Cilibur.

Menurut Luthfi, hasil rapat tersebut menyepakati bahwa sekolah perlu dipindahkan ke lokasi yang lebih aman agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung tanpa risiko bencana.

“Sudah rapat, sudah clear ya. Lahan relokasi sekolah sudah disiapkan, tinggal nanti akses jalan akan dibangun. Pemprov dan Pemkab Brebes sudah connect terkait penanganan bencana ini,” kata Luthfi.

Ia menambahkan, koordinasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Brebes terus dilakukan untuk mempercepat proses relokasi serta penanganan dampak longsor di wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Plh Sekda Brebes Resmikan KPL Unggul Perkasa, Implementasi Program Beresi Pupuk

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyatakan pemerintah daerah siap mendukung penuh langkah relokasi sekolah tersebut. Menurutnya, keselamatan siswa dan tenaga pendidik menjadi prioritas utama setelah terjadinya longsor di kawasan Desa Cilibur.

“Pemkab Brebes tentu berterima kasih atas perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kami siap mendukung proses relokasi ini agar sekolah dapat dibangun di lokasi yang lebih aman,” ujarnya.

Dalam kunjungan itu, gubernur juga menyempatkan berdialog dengan para siswa SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan yang saat ini menjalani kegiatan belajar sementara di gedung Madrasah Diniyah Muhammadiyah Cilibur. Ia memberikan motivasi agar para siswa tetap semangat belajar meskipun sekolah mereka terdampak bencana.