SLAWI, smpantura – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Bojong pada Selasa (3/3/2026) malam. Akibatnya, lima desa dilaporkan terdampak dengan kerusakan dominan pada bagian atap rumah warga dan fasilitas ibadah.
Lima desa yang terdampak meliputi Desa Bojong, Desa Tuwel, Desa Batunyana, Desa Pucangluwuk, dan Desa Kajenengan.
Berdasarkan keterangan warga, cuaca berubah gelap secara signifikan sekitar pukul 20.00 WIB yang segera disusul hujan intensitas tinggi dan angin kencang.
“Awalnya ada petir, lalu tiba-tiba hujan dan angin kencang seperti berputar menghantam atap rumah. Suaranya sangat gemuruh sampai seng dan genteng beterbangan,” ujar salah satu warga terdampak, Rabu (4/3/2026).
Selain rumah tinggal, satu unit mushola di Desa Pucangluwuk dilaporkan turut mengalami kerusakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena warga segera menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman saat angin mulai mengencang.
Mendapat laporan tersebut, Camat Bojong, Mochamad Dhomiri, segera meninjau lokasi kejadian untuk melakukan pendataan dan memastikan keselamatan warga.
“Saat ini kami fokus mendata rumah warga yang rusak berat maupun ringan untuk segera dilaporkan kepada Pak Bupati. Kami pastikan tidak ada korban jiwa,” ujar Dhomiri.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan lebat masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga disarankan melakukan perabasan dahan pohon yang terlalu rimbun di sekitar pemukiman guna meminimalisir risiko pohon tumbang.
“Dalam menghadapi musibah ini, alangkah baiknya kita selalu berdoa agar senantiasa mendapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya. (**)


