Selain itu, patung yang berdiri tegak di atas batu besar berwarna hitam di sebelah traffic light Exit Tol Adiwerna akan di lengkapi lampu sorot agar tampak semakin indah.
Patung Robot
Sementara itu, Direktur Utama PPTR Tri Yuharlina menyampaikan dukungannya terhadap keberadaan Pos Polisi Exit Tol Adiwerna. Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan pengelola jalan tol sangat penting dalam memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi pengguna jalan.
“Jelas keberadaan patung robot knalpot brong ini menambah nilai dan daya tarik bagi pengguna Jalan Tol Pejagan-Pemalang. Untuk ruas PPTR sepanjang 57,5 kilometer, patung robot ini yang pertama kali di pasang,” tutur Tri Yuharlina.
Keberadaan Pos Polisi Exit Tol Adiwerna juga memudahkan pihaknya berkoordinasi di saat Lebaran maupun Nataru. Dengan di resmikannya Pos Polisi Exit Tol Adiwerna, Polres Tegal bersama PPTR mengimbau masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas. Menggunakan kendaraan sesuai standar teknis. Serta menjaga keamanan dan kenyamanan bersama di jalan raya. Patung robot knalpot brong ini di buat oleh Umar Mustofa, warga Desa Harjowinangun, Kecamatan Balapulang yang akrab di sapa Umay.
“Pembuatannya butuh waktu satu bulan,” sebutnya.
Umay di kenal dengan hasil karyanya yang unik. Ia memanfaatkan onderdil bekas menjadi karya seni robot. Yang kini di minati masyarakat lokal hingga menembus pasar internasional. (**)


