Investasi Menguat, Kawasan Industri dan KEK Topang Pertumbuhan Jateng 5,37 Persen

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan arahan saat High Level Meeting Sinergi Stabilisasi Harga, Akselerasi Investasi, dan Digitalisasi Ekonomi di Semarang

Menurut Ali, BPS akan melakukan pendataan rutin setiap triwulan untuk memperkuat basis data PDRB Jawa Tengah sekaligus memastikan akurasi kontribusi kawasan-kawasan tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi.

Dukungan

Dalam kesempatan yang sama, BPS juga meminta dukungan Pemprov Jateng untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan di gelar pada Mei-Juli mendatang. Sensus tersebut akan memotret daya saing usaha, peta ekonomi wilayah, ekonomi hijau, serta perkembangan dan kontribusi UMKM, termasuk berbagai persoalan yang di hadapi dunia usaha.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mengakselerasi pengembangan KEK dan KI sebagai instrumen utama menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja. Ia bahkan mendorong bupati dan wali kota untuk menyiapkan kawasan ekonomi dan industri baru di daerah masing-masing.

Sejumlah daerah seperti Cilacap, Kebumen, Banyumas, Brebes, Batang, Kendal, Demak, Semarang, hingga Rembang, telah merespons dengan menyiapkan potensi kawasan baru.

BACA JUGA :  Taj Yasin Minta Plt Bupati Pati Pastikan ASN Solid

“Potensinya besar dan masih banyak yang harus di kerjakan. Adanya kawasan ekonomi dan kawasan industri memudahkan investasi masuk, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Ahmad Luthfi.

Terkait Sensus Ekonomi 2026, ia memastikan Pemprov Jateng akan memberikan dukungan penuh dan mengoordinasikan pemerintah kabupaten/kota serta pelaku usaha agar terbuka dalam penyediaan data.

“Nanti kami akan beri arahan kepada kabupaten/kota untuk mendukung penuh sensus ekonomi 2026,” tegasnya.

Dengan kontribusi yang terus menguat dan ekspansi kawasan yang berlanjut, KEK dan KI di proyeksikan menjadi pilar utama transformasi industri dan akselerator pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah dalam beberapa tahun ke depan. (**)