Slawi  

Jalur Ajibarang-Bumiayu Macet, Pemudik Bisa Ambil Jalur Alternatif Purbalingga-Jatinegara

Ia mengaku memantau jalur Ajibarang-Bumiayu melalui google map. Dalam laporannya, ada beberapa titik jalur merah. Sejumlah informasi juga didapatkan dari media sosial, sehingga memilih jalur alternatif lainnya yang lancar.

“Beberapa tahun silam, kami pulang dari Ajibarang melalui jalur Bumiayu. Kondisinya sangat parah dan bisa memakan waktu sangat lama,” ujar Putro.

Dibeberkan, jalur Ajibarang-Bumiayu dalam kondisi normal bisa ditempuh antara 2,5-3 jam. Namun, pada saat arus balik Lebaran bisa mencapai 10 jam. Hal itu dikarenakan jalur sempit dan volume kendaraan sangat tinggi. Aksi pengendaraan yang saling mendahului juga menjadi penyebab kemacetan.

BACA JUGA :  Peringatan Isra Miraj, Ratusan Jamaah Padadi Masjid Jam

“Kalau sudah ada kendaraan yang menerobos ke jalur kanan, maka mengurainya sangat lama. Walaupun sudah ada tiga flyover di jalur ini, tapi kemacetan masih juga terjadi,” terangnya.

Oleh karena itu, tambah dia, jalur alternatif paling aman dan nyaman melalui Purbalingga-Jatinegara. Jika pemudik dari arah timur dan selatan Purbalingga, akan lebih dekat melalui Jatinegara. Setelah sampai di Slawi, bisa diteruskan ke Exit Tol Adiwerna untuk ke Jakarta.

“Sudah banyak pemudik yang tahu jalur itu. Kalau Bumiayu macet, lebih baik melalui jalur Purbalingga-Jatinegara,” pungkasnya. (**)