“Program ini efektif karena mendekatkan layanan spesialis ke masyarakat, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses,” ujarnya.
Speling
Speling sendiri menjadi inovasi unggulan karena mengintegrasikan skrining, layanan dokter spesialis, hingga rujukan rumah sakit dalam satu sistem terpadu. Hingga 21 April 2026, program ini telah menjangkau 1.030 desa di 440 kecamatan dengan sasaran lebih dari 97.506 warga.
Tak hanya itu, teknologi seperti X-Ray portable TB X-PRESS turut di gunakan untuk mempercepat deteksi dini tuberkulosis di lapangan.
Di sisi lain, capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) juga mencatat hasil signifikan. Pada 2025, realisasi mencapai 37,73 persen atau 14,29 juta orang. Jumlah tersebut melampaui target nasional. Sementara pada 2026, capaian telah menyentuh 15,79 persen atau lebih dari 6 juta warga, tertinggi secara nasional.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam sambutannya menekankan pentingnya kinerja daerah dalam menopang capaian nasional.
“Kinerja nasional adalah agregasi dari kinerja daerah. Satu daerah saja turun, bisa memengaruhi capaian nasional,” ujarnya.
Selain pemerintah provinsi, dua daerah di Jawa Tengah juga turut meraih penghargaan. Kabupaten Kebumen di apresiasi atas transformasi pelayanan publik dan reformasi birokrasi. Sementara Kabupaten Sragen mendapat penghargaan atas kepemimpinan strategis dalam pertumbuhan inklusif dan tata kelola pemerintahan.
Ajang National Governance Award 2026 memberikan apresiasi pada enam sektor strategis. Yakni pertumbuhan ekonomi, ekosistem kesehatan, pendidikan, infrastruktur, tata kelola pemerintahan, serta kepemimpinan strategis.


