Jateng Sambut 17,7 Juta Pemudik, Pastikan Kondisi Jalan Aman Dilalui

“Kalau ada jalan rusak biasanya di kawasan aglomerasi seperti Solo Raya atau wilayah perkotaan dengan mobilitas tinggi. Perbaikannya kita targetkan selesai minimal H-10 dan maksimal H-7 sebelum Lebaran,” katanya.

Selain kesiapan infrastruktur, Pemprov Jawa Tengah juga menyiapkan program mudik gratis bagi perantau. Program tersebut menyediakan 340 unit bus dengan total kapasitas 16.415 kursi yang akan diberangkatkan dari Jakarta dan Bandung pada 16 Maret 2026.

Untuk moda transportasi kereta api, disiapkan 17 rangkaian kereta dengan kapasitas 1.288 penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen menuju Solo Balapan dan Semarang Poncol pada 17 Maret 2026.

“Program ini kita siapkan agar masyarakat bisa mudik dengan lebih aman dan nyaman sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan di jalan,” ujar Ahmad Luthfi.

BACA JUGA :  Inilah Besaran UMP Jawa Tengah Terbaru

Selain itu, pemerintah juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat mengganggu perjalanan pemudik, seperti banjir dan longsor.

Beberapa wilayah yang menjadi perhatian antara lain kawasan Pegunungan Muria yang rawan longsor serta potensi aktivitas Gunung Merapi yang dipantau secara berkala.

“Artinya daerah-daerah ini menjadi prioritas kewaspadaan. Kami menyiapkan pemantauan serta kesiapsiagaan tanggap darurat agar jika terjadi sesuatu bisa segera ditangani,” kata Ahmad Luthfi.

Ia mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, serta tetap berhati-hati selama perjalanan.

“Prinsipnya Jawa Tengah siap menerima arus mudik maupun arus balik tahun ini,” ujarnya. (**)