Jawa Tengah Siap Jadi Magnet Investasi Global

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menyambut baik dukungan Kemenlu dalam memperkuat diplomasi soft power. Ia menilai kolaborasi ini membuka peluang besar untuk mendorong pertumbuhan investasi asing di Jawa Tengah.

Menurut Luthfi, saat ini investasi asing atau penanaman modal asing (PMA) menyumbang sekitar 58 persen dari total realisasi investasi di Jawa Tengah pada 2025.

“Ini menjadi peluang besar jika Kementerian Luar Negeri dapat menjembatani promosi investasi, baik di sektor budaya, perdagangan, maupun pariwisata,” ujarnya.

Ahmad Luthfi menegaskan, pihaknya akan meningkatkan koordinasi dengan Kemenlu, termasuk memanfaatkan jaringan perwakilan RI di luar negeri serta diaspora Indonesia untuk memperluas pasar produk Jawa Tengah.

BACA JUGA :  Wartawan Beri Masukan dan Kritik ke Ahmad Luthfi

Ia berharap dukungan tersebut dapat meningkatkan daya saing produk, khususnya dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), di pasar global.

“Melalui Kementerian Luar Negeri, kami ingin menjembatani dengan diaspora agar produk UMKM Jawa Tengah memiliki daya dobrak lebih kuat di pasar internasional,” kata Ahmad Luthfi. (**)