Jelang Mudik, Faskes di Jateng Disiagakan, Taj Yasin Minta Pengemudi Prima

“Kalau datang ke Jawa Tengah Insya Allah tercukupi, nggak usah panik. Sebagaimana sudah diinstruksikan oleh Pak Gubernur bahwa kita harus menjadi tuan rumah yang baik untuk para pemudik,” katanya.

Pengemudi bus PO Gunung Mulia, Via mengaku senang dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan di Terminal Sukoharjo.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan akan membantunya untuk mengetahui kondisi kesehatan. Dalam kegiatan itu, Via sudah melakukan cek gula darah dan tensi. Hasilnya, tensi darah dalam batas normal. Namun, gula darah harus diturunkan.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, Pemprov Jateng siap menyambut kedatangan jutaan pemudik yang akan masuk di wilayahnya.

“Prediksi tahun ini yang masuk ke Jawa Tengah sekitar 17,7 juta orang. Dengan jumlah sebesar itu tentu semua pihak harus siap karena Jawa Tengah menjadi sentral pergerakan mudik nasional,” kata Luthfi.

BACA JUGA :  Guru Harus Lari Sesuaikan Tuntutan Teknologi

Luthfi mengatakan, tingginya jumlah pemudik tersebut menjadikan Jawa Tengah sebagai salah satu simpul utama pergerakan mudik nasional.

Karenanya, posko mudik yang didirikan akan melibatkan organisasi perangkat daerah, kepolisian, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Luthfi mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati selama perjalanan mudik. Para pemudik diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan.

Pada momentum mudik ini, Pemprov Jateng juga mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, mengingat curah hujan diprediksi masih tinggi. (**)