Ia mengatakan, dua Kepada desa yaitu Desa Wisnu dan Majakerja bersama puluhan warga bergerak cepat membuat jembatan darurat. Jembatan tersebut panjangnya sekitar 10 meter dan lebar sekitar dua meter, dan cukup di lalui kendaraan roda dua. Material jembatan menggunakan batang pohon pinus milik Perhutani yang sudah roboh. Dan rencananya di tutup pakai bambu agar lebih aman dan nyaman di lalui masyarakat. Pembangunan jembatan darurat dapat dukungan dan ijin dari pemilik tanah maupun Perhutani demi kepentingan masyarakat. (**)
Jembatan Darurat Selesai Sebelum Lebaran, Bisa Dilewati Mobil


