Slawi  

Kabupaten Tegal Jadi Pionir Program Kolaborasi Nasional Penguatan Literasi dan Numerasi 

JAKARTA, smpantura – Kabupaten Tegal terpilih menjadi salah satu dari enam daerah pionir dalam program kolaborasi nasional penguatan literasi dan numerasi. Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar melalui inisiatif strategis ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Ischak saat menghadiri acara Pencanangan Kolaborasi Multipihak yang digelar oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Tanoto Foundation, Gates Foundation, dan UNICEF Indonesia di Jakarta, Kamis (9/4).

Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memperkuat kompetensi dasar siswa, terutama pada kemampuan membaca dan berhitung. Upaya ini dilakukan melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta berbagai mitra pembangunan.

Selain Kabupaten Tegal, daerah lain yang terlibat dalam program ini meliputi Kota Medan, Kota Pematangsiantar, Kabupaten Batang Hari, Kabupaten Ende, dan Kabupaten Sikka.

BACA JUGA :  Soal PPDB, Oknum Siswa Siasati Ikut KK Keluarga Terdekat Sekolah

Bupati Tegal menyatakan, kepercayaan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi wilayahnya.

“Ini bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab bersama untuk memperkuat fondasi literasi dan numerasi anak-anak kita sejak usia dini,” ungkap Ischak.

Menurutnya, penguasaan literasi dan numerasi adalah bekal utama dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menekankan pentingnya langkah sistematis dan kolaboratif dalam transformasi pendidikan.