Brebes  

Kepemimpinan Mitha-Wurja Diusia Brebes Ke-348, Dari Brebes Beres Hingga Asa Masa Depan

BREBES, smpantura – Kabupaten Brebes genap berusia 348 tahun pada 18 Januari 2026. Di usia yang matang ini, Brebes tidak hanya mengenang sejarah panjang perjuangan, tetapi juga menatap masa depan dengan optimisme baru. Harapan itu kian terasa sejak kepemimpinan Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, dan Wakil Bupati Wurja resmi di mulai.

Di lantik oleh Presiden Republik Indonesia di Istana Negara, Paramitha–Wurja tidak berlama-lama menikmati euforia. Dari Jakarta, keduanya langsung kembali ke Brebes untuk menjalani agenda perdana. Ya, serah terima jabatan dan penyampaian visi-misi di DPRD Brebes. Di sanalah semangat besar itu di gaungkan, Brebes Beres.

Bukan Sekadar Slogan

Brebes Beres bukan jargon kosong. Visi ini merangkum cita-cita menjadikan Brebes sebagai daerah yang Berkeadaban, Ekonominya kuat, Tangguh, Responsif, Edukatif, Sehat, dan Sejahtera. Sebuah konsep pembangunan yang menyentuh manusia, bukan sekadar angka. Visi tersebut di terjemahkan ke dalam misi konkret. Menekan pengangguran dan kemiskinan. Memperluas akses pendidikan. Meningkatkan kualitas kesehatan, hingga menghadirkan pelayanan publik yang ramah bagi perempuan, anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Kolaborasi dengan dunia usaha, tokoh agama, organisasi masyarakat, hingga generasi muda menjadi fondasi utama.

BACA JUGA :  Hari ini Operasi Keselamatan Candi Mulai Digelar di Brebes, Ini Sasarannya

Dalam waktu relatif singkat, Pemkab Brebes di bawah nahkoda Mitha-Wurja, mulai menggulirkan program-program unggulan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Di antaranya, Beresi Dalan. Program yang fokus memperbaiki jalan-jalan kabupaten, agar mobilitas warga dan distribusi ekonomi makin lancar. Ada pula Beresi Sampah, sebagai ikhtiar memperbaiki lingkungan dan kesehatan masyarakat.