Di sektor sosial, program Wardoyo (Wareg Sedoyo) menghadirkan bantuan sembako bagi warga miskin dan lansia. Di bidang pendidikan, program Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana menjadi harapan baru bagi keluarga kurang mampu untuk memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan tinggi. Tak kalah penting, Brebes juga bergerak menuju era modern melalui digitalisasi pelayanan publik, layanan administrasi yang lebih cepat, serta inovasi layanan kesehatan. Seperti Nakes Door to Door dan ambulans gratis untuk warga di wilayah selatan Brebes.
Pertumbuhan Ekonomi
Upaya itu mulai membuahkan hasil. Di tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Brebes pada triwulan I-III rata-rata mencapai 6,08 persen. Ini naik dibandingkan tahun sebelumnya. Angka kemiskinan turun menjadi 14,15 persen. Tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 8 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 71,18. Angka-angka itu bukan sekadar statistik. Di baliknya ada cerita tentang akses pendidikan yang makin terbuka, layanan kesehatan yang menjangkau pelosok, dan roda ekonomi yang perlahan berputar lebih cepat.
Capaian pembangunan Brebes juga di akui di tingkat provinsi dan nasional. Sepanjang 2025, Brebes mencatat prestasi membanggakan. Di antaranya, predikat Sangat Inovatif dalam Innovative Government Award (IGA). Juara 3 Investment Challenge Jawa Tengah dengan komitmen investasi Rp 50 miliar. Kemudian, penghargaan Health Leadership Award 2025 atas terobosan di sektor kesehatan.
Brebes juga mempertahankan predikat Kabupaten Informatif pada ajang KIP Award. Selain itu, meraih Juara 1 Penegakan Perda tingkat Jawa Tengah. Deretan penghargaan ini menjadi penanda bahwa Brebes tak lagi tertinggal, melainkan mulai sejajar dan di perhitungkan.
Merajut Asa Bersama
Di momentum Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348, tema Satukan Langkah Menuju Brebes Beres terasa semakin relevan. Perayaan bukan hanya tentang seremonial, tetapi tentang refleksi dan tekad bersama. Brebes telah berjalan jauh. Dari sejarah panjang masa lalu, kini Brebes melangkah dengan semangat baru membangun daerah yang lebih tertata, lebih adil, dan lebih sejahtera. Di usia ke-348 ini, Brebes tidak hanya mengenang apa yang telah dilalui. Tetapi meneguhkan arah, melangkah bersama menuju Brebes yang benar-benar beres.


