Informasi yang beredar, anggaran kompensasi yang semula sekitar Rp 500 juta kini membengkak hingga mencapai Rp 3 miliar.
Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, memastikan kompensasi tetap akan diberikan.
Luqman menyebut keterlambatan dipicu kendala administrasi serta padatnya agenda angkutan Lebaran.
“Prosesnya masih berjalan dan diupayakan segera terealisasi,” ujar Luqman. (**)


