Brebes  

Kurangi Risiko Banjir Adisana, Tanggul Sungai Keruh Akan Diperkuat Geobag

BREBES, smpantura – Pemerintah Kabupaten Brebes memperkuat tanggul darurat Sungai Keruh di blok Penggarutan, Kecamatan Bumiayu, setelah jebol di terjang banjir pada 22 Februari 2026 lalu.

Penguatan akan di lakukan dengan menambah geobag di sisi luar tanggul sebagai upaya mengurangi risiko luapan air kembali masuk ke Desa Adisana.

Pengerukan sedimentasi dan pembentukan tanggul darurat di alur Sungai Keruh hingga kini masih berlangsung, Minggu (1/3). Empat alat berat di kerahkan untuk mengeruk endapan batu dan pasir sekaligus mempertebal tanggul di sisi kanan dan kiri sungai.

Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Kabupaten Brebes, M. Zuhdan Fanani, mengatakan, geobag akan di pasang sebagai penahan tambahan agar struktur tanggul lebih kuat saat debit air meningkat.

“Rencananya tanggul darurat akan di perkuat dengan geobag. Nanti di tempatkan di sisi luar sebagai penahan tambahan,” ujarnya saat mendampingi Safari Ramadan Bupati Brebes di Benda.

BACA JUGA :  Pemkab Brebes Buka Pendaftaran Seleksi Sinok Sitong 2025

Geobag merupakan kantong berbahan geotekstil berukuran besar yang diisi material seperti pasir atau tanah. Material tersebut berfungsi sebagai penguat tanggul sementara sekaligus penahan erosi.

Seperti di beritakan sebelumnya, tanggul darurat Sungai Keruh jebol setelah di hantam banjir sehingga air meluap dan merendam permukiman warga Desa Adisana.

Sementara itu, warga Desa Adisana, Hasyim, berharap penguatan tanggul darurat benar-benar mampu menahan banjir saat hujan deras turun. Ia ingin warga bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa khawatir luapan air kembali masuk ke permukiman.

“Semoga tanggulnya kuat dan tidak jebol lagi,” ujarnya. (**)