PEMALANG, smpantura – Lakon atau cerita wayang Bimo Suci di gelar dalam pementasan wayang kulit ringkas saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pemalang. Lakon tersebut di mainkan oleh dalang anak dari SD Negeri 2 Kebondalem, Ki Narendra Hang Eshan bersama tim pengrawit Sanggar Roda Kendali Mengori.
Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Dian Ika Siswanti dan insan Pers di daerah tersebut.
“Peran media baik cetak, online, TV, radio sangat luar biasa besar dalam pemerintahan Anom – Nurkholes selama satu tahun terakhir. Para awak media banyak membantu pembangunan di Pemalang baik pemerintaan yang positif maupun saran masukan dari wartawan,” ujar Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, Senin (16/2).
Wabup Nurkholes menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatannya hadir karena sejak pagi memantau sejumlah titik bencana, mulai dari jembatan roboh di Kecamatan Bodeh, banjir di Comal. Pihaknya mengapresiasi Hari Pers Nasional tetap di peringati dengan kesederhanaan dan penuh makna, apalagi di kemas dengan budaya lokal berupa pagelaran wayang kulit ringkas. Bahkan selama satu tahun ini tidak ada berita hoaks yang merusak, justru teman-teman pers banyak membantu pemerintahan di Pemalang. Selama satu tahun kepemimpinan bersama Bupati Pemalang, peran pers sangat penting dalam menjaga arus informasi di daerah. Menurutnya, berbagai tagline dan prioritas pembangunan Pemalang banyak mendapat masukan dari insan pers.
“Khusus dalam peringatan HPN tahun ini luar biasa, dimana penyelenggaraannya bisa di lakukan secara mandiri oleh PWI Pemalang. Saya berharap pada tahun depan, pemerintah daerah bisa memberikan dukungan atau ambil bagian dalam peringatan HPN selanjutnya,” tandasnya.


