Slawi  

Lebih dari 51 Persen Lansia di Kabupaten Tegal Masih Bekerja di Usia Senja  

SLAWI, smpantura – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tegal Endro Nor Susilo menyampaikan, lebih dari 51 persen lansia di Kabupaten Tegal masih bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Mayoritas di sektor pertanian, kehutanan, perikanan, dan sektor informal. Bahkan sekitar 60 persennya masih bekerja minimal 35 jam per minggu.

“Kondisi ini mencerminkan ketangguhan para lansia. Sekaligus menjadi pengingat bahwa mereka masih memikul beban ekonomi yang tidak ringan di usia senja,” Endro saat menghadiri acara Milad Ke-7 Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKSLU) Pesantren Lansia Aisyiyah Husnul Khotimah Tahun 2026 di Aula Lansia Aisyiyah Slawi, Jumat (16/1/2026).

Oleh karena itu, keberadaan Pesantren Lansia Aisyiyah memiliki, peran yang sangat strategis. Pesantren Lansia Aisyiyah tidak hanya sebagai tempat pembinaan ibadah dan penguatan nilai keagamaan, tetapi juga sebagai ruang perlindungan sosial, penguatan mental. Serta penjaga martabat lansia agar tetap merasa di hargai dan bermakna.

BACA JUGA :  Kebakaran Menimpa Rumah Warga Slawi Wetan

“Kami berharap LKSLU Pesantren Lansia Aisyiyah dapat terus berkembang dan  istiqomah. Serta menjadi model dan inspirasi penguatan layanan kesejahteraan lansia di Kabupaten Tegal,” tutur Hendro mewakili Bupati Tegal.

Terkait dengan itu, ia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan. Dalam mewujudkan pelayanan lansia yang holistik meliputi aspek kesehatan, sosial, ekonomi, dan spiritual. Kolaborasi ini di yakini menjadi kunci terciptanya kehidupan lansia yang sejahtera, bermartabat, dan berkeadilan.

Dalam kesempatan ini, Endro menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasinya kepada Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Tegal. Beserta seluruh pengurus, pengelola, dan relawan pesantren lansia yang telah konsisten memberikan pelayanan, pembinaan, dan pendampingan berkelanjutan bagi para lansia di Kabupaten Tegal.