Gen Z dan Milenial memiliki akses luas terhadap informasi dan teknologi, memungkinkan untuk mendapatkan sudut pandang dan sumber informasi yang beragam terkait kandidat dan isu-isu politik.
Dalam menyikapi debat presiden, seharusnya mempertimbangkan kombinasi logika dan emosi, serta mengambil pendekatan yang seimbang.
Generasi Z dan milenial sebaiknya mengkaji rencana kebijakan dan argumen dari masing-masing kandidat secara kritis dengan menggunakan pengetahuan, teknologi dan informasi yang mereka miliki.
Mereka juga seharusnya memperhatikan bagaimana calon presiden dan wakil presiden berkomunikasi, menanggapi pertanyaan, dan berinteraksi satu sama lain secara emosional.
Dengan pendekatan yang seimbang, generasi Z dan milenial dapat membuat keputusan yang akan berdampak dalam pemilihan presiden dan wakil presiden. (T03-Red)