”Wisata air, potensi olahan singkong dan ketahanan pangan lainnya seperti peternakan alam petelur bisa jadi terobosan peningkatan Pendapatan Asli Desa,” tegasnya.
Fahmi, salah satu pengunjung mengaku baru pertama kali berwisata di Kali Lojahan bersamaan dengan digelarnya even Syawalan Tumpeng Getuk. Dirinya mengapresiasi event tahunan Syawalan Tumpeng Getuk dan diharapkan bisa digelar rutin karena berbeda dengan daerah lain.
”Ini bisa jadi wisata pilihan. Ada sungai juga jadi bisa wisata air. Cuma kalau bisa ditambah lagi gazebo biar pengunjung nyaman dan untuk jalannya diperbaiki biar tidak berlumpur,” pintanya. (**)


