“Awalnya ikut war tiket bus tapi nggak dapat. Lalu coba daftar kereta api dan alhamdulillah dapat tiga tiket,” ujar Rina, yang bekerja sebagai admin di kawasan Green Ville, Jakarta.
Ia mengaku sudah mempersiapkan mudik kali ini sejak beberapa hari sebelumnya. Bahkan mereka datang lebih awal ke stasiun agar tidak ketinggalan kereta.
“Bekal sudah disiapkan juga. Kami sampai stasiun pukul 10.00, padahal kereta berangkat 11.50. Nunggu hampir dua jam tidak apa-apa, karena memang sudah saking excited-nya ingin pulang kampung,” katanya.
Program mudik gratis yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah setiap tahun itu diharapkan tidak hanya membantu masyarakat perantau, tetapi juga menciptakan perjalanan mudik yang lebih aman, tertib, dan terkoordinasi menjelang Hari Raya Idulfitri. (**)


