PEMALANG, smpantura – Belasan kapal milik nelayan di Asemdoyong, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, rusak dan tenggelam, Senin (16/2/2026). Kapal itu rusak dan tenggelam setelah terseret derasnya arus sungai.
Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pemalang, Abul Hasan mengungkapkan, setidaknya ada sebelas kapal nelayan Asemdoyong yang di laporkan mengalami kerusakan akibat terseret derasnya arus sungai.
“Totalnya ada 11 kapal yang lepas saat sandar hingga terbawa arus sampai ke bibir muara. Dari jumlah ini, 6 kapal di antaranya tenggelam di sungai.” tuturnya kepada wartawan melalui telepon.
Menurut dia, kapal yang tengah bersandar di sekitar Pelabuhan ini, di laporkan mengalami kerusakan karena berbenturan. Sebagian lainnya lepas ke bibir muara dan tenggelam. Sejak pagi tadi kapal-kapal itu sedang di evakuasi.
“Sekarang lagi evakuasi mandiri. Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait. Bahkan, dari Pos AL dan Polairud sudah mendatangkan perahu untuk bantuan evakuasi,” jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, dari insiden ini di laporkan tidak ada korban jiwa. Namun kerugian materil di taksir mencapai ratusan juta rupiah. Pihaknya mengimbau agar nelayan selalu waspada dengan cuaca ekstrem saat ini. Bagi nelayan yang kapalnya berada di dermaga tambat sepanjang sungai di minta menambahkan pengaman kapal.
“Untuk para nelayan agar ikatan kapal di perkuat. Ini karena sewaktu-waktu debit air sungai meningkat di barengi dengan arus yang kencang dari selatan.” pungkasnya. (T10)


