PEMALANG, smpantura – Sektor pariwisata di Kabupaten Pemalang diharapkan bisa menjadi salah satu penggerak ekonomi wilayah. Khusus sektor pertanian sebagai basis industri pangan modern, perikanan sebagai kekuatan ekonomi pesisir, dan UMKM sebagai fondasi ekonomi rakyat yang tangguh.
“Arah pengembangan potensi perekonomian melalui pembangunan pariwisata yang terintegrasi dengan berbagai sektor. Hal itu menegaskan bahwa pembangunan ekonomi daerah harus bertumpu pada kekuatan potensi lokal, sektor riil, dan pemberdayaan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan,” ujar, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Rabu (1/4).
Ia menjelaskan, arah pembangunan Pemalang yaitu pengembangan potensi perekonomian melalui pembangunan pariwisata yang terintegrasi dengan sektor industri, pertanian, perikanan, serta pengembangan UMKM. Pembangunan ekonomi daerah harus bertumpu pada kekuatan potensi lokal, sektor riil, dan pemberdayaan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan. Bahkan keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya anggaran atau banyaknya program, tetapi dilihat dari kejelasan arah, ketepatan penetapan prioritas, serta sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, ditandai dengan ketatnya persaingan antar daerah, dinamika ekonomi yang terus berubah, serta perkembangan teknologi yang menuntut adaptasi cepat. Oleh karena itu, diperlukan lompatan pembangunan melalui penguatan sektor-sektor unggulan,” imbuhnya.
Dia mengatakan, sektor pertanian dan perikanan didorong tidak hanya berhenti pada produksi, tetapi juga berkembang hingga tahap pengolahan, pemasaran, dan industrialisasi. Petani dan nelayan diharapkan dapat menjadi bagian dari rantai nilai ekonomi yang lebih besar, sementara UMKM didorong naik kelas menjadi usaha yang berdaya saing, dari pasar lokal menuju pasar digital serta dari ekonomi subsistem ke ekonomi produktif. (**)


