Tegal  

Pasangan Tanggul Sungai Ketiwon Tegal Runtuh, Warga Selamat Karena Ini

Pasangan Tanggul Sungai Ketiwon di wilayah RT 17/ RW 09, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, runtuh akibat curah hujan dan derasnya debit air pada Rabu malam 4 Februari 2026.

Sebagai langkah darurat, Balai PSDA akan melakukan penanganan sementara dengan pemasangan sand bag atau karung pasir.

“Kita susun sand bag, bisa juga memanfaatkan tanah yang ambruk di masukkan ke karung. Persediaan sand bag masih ada,” kata Saefudin.

Namun, Saefudin mengakui keterbatasan tenaga menjadi tantangan. Mengingat Balai PSDA saat ini juga menangani sejumlah titik banjir dan kerusakan infrastruktur di wilayah lain.

“Petugas kami hampir setiap hari mengisi dan mengirim sand bag ke Pemalang dan Pekalongan. Laporan masuk banyak, tenaga terbatas, tapi tanggul ini tetap jadi prioritas,” ucap Sefudin.

BACA JUGA :  Polisi Ajak Masyarakat Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara

Di sekitar lokasi jebol, warga juga mengusulkan peninggian tanggul. Pasalnya, posisi tanggul di nilai lebih rendah di bandingkan muka air sungai saat debit tinggi, sehingga mudah di limpasi.

Untuk penanganan jangka panjang, Balai PSDA Pemali Comal berencana membangun parapet atau tanggul banjir setinggi sekitar 30 sentimeter dengan panjang kurang lebih 10 meter.

Balai PSDA memastikan pemantauan tanggul sungai terus di lakukan. Petugas piket di siagakan setiap malam untuk memantau potensi banjir dan berkoordinasi dengan aparat keamanan. (**)