Pihaknya juga sudah mewanti-wanti kepada supplier, kalau ada buah atau sayuran yang ternyata busuk atau layu, maka akan di kembalikan. Ini untuk memastikan, makanan yang di berikan ke siswa terjamin kesegarannya. Terkait pengolahan, terang Nur Cahyaningsih, yang d iolah adalah bahan makanan protein hewani dulu seperti ayam goreng. Sebab ayam yang sudah dimasak ketahanannya bisa sampai sore, atau kemungkinan untuk basi itu kecil dalam waktu dekat. Sementara untuk sayuran itu dimasak terakhir agar tidak cepat basi.
”Untuk meminta masukan terkait makanan yang kita sajikan, setiap bulan sekali kita juga mengagendakan pertemuan dengan perwakilan sekolah atau penanggung jawab penerima MBG di sekolah. Di situ kita tanyakan, respon siswa seperti apa dengan menu-menu yang kita sajikan. Ada kendala tidak, dan anak-anak senang tidak dengan menunya. Ini biar kami tahu sebagai evaluasi untuk terus melakukan perbaikan kedepannya,” tuturnya.
Ia mencontohkan, ada masukan misalnya, untuk telur rebus atau telur yang di masak itu anak kurang suka. Nanti dari perwakilan sekolah akan memberikan masukan kepada mereka, menu apa yang lebih tepat sebagai pengganti agar anak tidak bosan. Hal-hal seperti ini menjadi sangat penting karena makanan yang di berikan ke siswa sebisa mungkin bisa habis, dengan nilai gizi yang tetap terjaga.
”Saya sampaikan ke teman-teman, salah satu indikator kesuksesan kita itu ketika makanan di terima, anak kemudian malahapnya sampai habis. Pada saat makan habis itu berarti satu kesuksesan buat kita,” tegasnya.
Pihaknya juga berusaha menyajikan makanan yang bervariasi. Ini agar siswa yang menerima MBG tidak bosan dengan menu yang itu-itu saja. Ia mencontohkan, kalau hari sabtu pihaknya menyediakan ada makanan kering. Selain itu seminggu sekali ada makanan kekinian yang di sajikan, dengan memastikan kandungan gizi tetap baik. Nur Cahyaningsih menyampaikan, tugas SPPG bukan sekedar membuat dan mengirimkan makanan, tapi juga memiliki tanggung jawab berat untuk menyajikan makanan yang benar-benar bergizi untuk siswa di sekolah.


