Tegal  

Pedagang Daging Sapi di Tegal Lesu saat Idul Adha

TEGAL, smpantura – Momentum Hari Raya Idul Adha 2025 yang identik dengan melimpahnya daging kurban ternyata tidak membawa berkah bagi sebagian pedagang daging sapi di Pasar Pagi Kota Tegal.

Para pedagang justru mengeluhkan sepinya pembeli sejak menjelang hingga setelah hari raya.

Salah satu pedagang daging sapi di Blok C Pasar Pagi, Zulia (55) mengaku penjualan daging mengalami penurunan signifikan.

Menurutnya, kondisi ini terjadi karena banyaknya stok daging kurban yang dimiliki warga serta tutupnya sejumlah pedagang bakso yang memilih mudik ke kampung halaman.

“Biasanya yang beli daging super itu para penjual bakso. Tapi karena sekarang banyak yang libur, penjualan menurun,” ujar Zulia saat ditemui di lapaknya, Senin (9/6/2025).

Zulia menjelaskan bahwa harga daging sapi di Pasar Pagi relatif stabil, baik sebelum maupun setelah Idul Adha.

BACA JUGA :  Perempuan Lintas Profesi Siap Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah

Daging sapi standar dijual seharga Rp 140.000 per kilogram, sedangkan daging sapi super dibanderol Rp 142.000 per kilogram.

Selain daging, Zulia juga menjajakan lidah sapi seharga Rp 120.000 per kilogram, balungan standar Rp 80.000 dan balungan super Rp 90.000.

Setiap hari, Zulia biasa menjual sekitar 20 kilogram daging sapi yang didapatkan dari Hj. Mariyati, seorang peternak sapi di Desa Pepedan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal.

“Biasanya saya mulai jualan dari jam 06.00 pagi sampai jam 12.00 siang,” tambahnya.

Meski situasi pasar sedang lesu, Zulia tetap berusaha bertahan sembari berharap aktivitas para pelanggannya, khususnya penjual bakso, segera kembali normal pasca libur Idul Adha. (**)

error: