BREBES, smpantura – Perjuangan pemekaran Brebes Selatan kini di bawa hingga tingkat nasional. Sejumlah pegiat pemekaran menemui Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, untuk menyampaikan aspirasi terkait proses pemekaran yang hingga kini masih tertahan di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Pertemuan berlangsung pada Rabu (21/1/2026) di ruang kerja Ketua MPR RI, Gedung Nusantara III lantai 7. Pegiat pemekaran yang tergabung dalam Presidium Pemekaran Brebes Selatan dan Masyarakat Peduli Pemekaran (MPP) menyampaikan langsung perkembangan sekaligus kendala administrasi dalam proses pembentukan calon daerah otonomi baru (CDOB) Brebes Selatan.
Juru Bicara Presidium Pemekaran Brebes Selatan, Agus Sutrisno, mengatakan pertemuan tersebut bertujuan meminta bantuan Ketua MPR RI untuk membuka komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pasalnya, berkas usulan pemekaran yang telah di sampaikan ke provinsi hingga kini belum di bahas lebih lanjut.
“Berkas usulan pemekaran Brebes Selatan saat ini masih berada di provinsi dan belum di tindaklanjuti. Karena itu, kami berharap Ketua MPR RI dapat membantu membuka komunikasi dengan Gubernur Jawa Tengah agar proses ini bisa berjalan,” ujar Agus.
Menurut Agus, dukungan dari tokoh nasional sangat penting agar proses administrasi pemekaran tidak berlarut-larut.
“Harapannya, gubernur bisa menindaklanjuti dan meneruskan berkas usulan pemekaran ke pusat. Sehingga saat moratorium di cabut, Brebes Selatan sudah siap,” katanya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan memahami perjuangan masyarakat Brebes Selatan. Ia menilai pemekaran daerah merupakan bagian dari upaya mendorong pemerataan pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah.


