“Kami berharap pembinaan keagamaan seperti ini terus di perkuat dan di jadikan momentum untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama di tengah masyarakat. Momentum Ramadan hendaknya kita jadikan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Wurja juga mengajak, seluruh pegiat keagamaan untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah. Menyebarkan pesan-pesan kedamaian, serta menangkal berbagai paham yang dapat memecah belah persatuan umat.
“Semoga hubungan antara pemerintah daerah dan para tokoh agama semakin erat. Sehingga bersama-sama dapat mewujudkan masyarakat Brebes yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia,” pungkasnya. (**)


