“Tayangan refleksi yang telah kita saksikan bukan sekadar dokumentasi kegiatan, melainkan gambaran kerja kolektif seluruh elemen daerah dalam menjalankan pembangunan. Maju dalam kesejahteraan dan daya saing masyarakat, serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujar Bupati.
Program Prioritas
Ia menambahkan, berbagai program prioritas telah di jalankan. Mulai dari penguatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan ekonomi yang adil dan mandiri, dan peningkatan ketahanan lingkungan. Serta pembangunan infrastruktur berkualitas, penguatan tata kelola pemerintahan, hingga ketahanan sosial budaya masyarakat.
Di tengah tantangan efisiensi anggaran pada awal masa jabatan, Pemerintah Kabupaten Tegal tetap mampu menjaga keberlanjutan pembangunan. Tercatat penambahan alokasi pembangunan infrastruktur sebesar Rp60,95 miliar yang di manfaatkan untuk penanganan ruas jalan sepanjang 149 kilometer. Serta perbaikan 315 unit rumah tidak layak huni dengan nilai sekitar Rp6,3 miliar.
Pada sektor pendidikan, dukungan di berikan kepada 5.022 siswa sekolah dasar dan 1.356 siswa sekolah menengah pertama, termasuk renovasi sarana pendidikan. Selain itu, melalui Program Satu Desa Satu Sarjana, sebanyak 287 mahasiswa menerima beasiswa sebagai bagian dari investasi jangka panjang peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Di bidang ekonomi, Pemkab Tegal memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Yang di peruntukan kepada 8.146 petani dan nelayan serta mendorong pemberdayaan UMKM dan penguatan koperasi. Sementara itu, pada sektor kesehatan, angka stunting berhasil di tekan dari 20,5 persen menjadi 15,9 persen.


