“Kami menerima laporan bahwa minat masyarakat sangat tinggi. Karena itu, aspek keselamatan harus benar-benar menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Selama masa penutupan, Pemprov Jateng bersama pengelola kawasan dan instansi terkait akan melakukan evaluasi dan penataan ulang jalur pendakian. Guna memastikan keamanan dan kenyamanan pendaki saat jalur kembali di buka. (**)


