Hingga awal Maret 2026, SPELING telah di laksanakan 959 kali di 414 kecamatan pada 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah dengan sasaran lebih dari 93 ribu warga.
Di lokasi yang sama, pemerintah provinsi menggelar Gerakan Pangan Murah dengan menyediakan komoditas seperti beras, telur, gula, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, dan cabai dengan harga di bawah pasar.
Bu Jum, warga lainnya, mengaku harga yang di tawarkan lebih terjangkau. “Telur Rp 26 ribu, di pasar Rp 28 ribu. Bawang putih juga lebih murah. Semoga sering di adakan,” katanya. Total nilai subsidi harga pangan yang di gelontorkan dalam kegiatan tersebut mencapai Rp 112 juta.
Selain intervensi kesehatan dan stabilisasi harga, gubernur juga menyerahkan bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) senilai Rp 20 juta untuk satu kelompok usaha beranggotakan 10 orang di Desa Gondang. Pemerintah juga menyalurkan cadangan pangan pemerintah daerah berupa 1 ton beras untuk 100 kepala keluarga, masing-masing menerima 10 kilogram.
Langkah terintegrasi tersebut menegaskan strategi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengendalikan inflasi pangan sekaligus memperkuat layanan dasar kesehatan masyarakat hingga ke tingkat desa. (**)


