“Kalau datang ke Jawa Tengah insya Allah tercukupi nggak usah panik. Sebagaimana sudah diinstruksikan oleh Pak Gubernur bahwa kita harus menjadi tuan rumah yang baik untuk para pemudik,” katanya.
Selain itu, kesehatan juga harus dipastikan, usai menempuh perjalanan jauh. Bisa jadi fisik yang kelelahan dan mengalami penurunan. Sehingga diperlukan pengecekan kesehatan.
“Kita lakukan pengecekan termasuk bebas alkohol kepada kru utamanya sopir. Kita pastikan bahwa mereka mengendarai dengan keadaan yang fit sehat dan punya kemampuan yang bagus. Sehingga kami semoga tidak ada kejadian luar biasa dalam perjalanan,” lanjutnya.
Gus Yasin juga memastikan tidak akan ada kelangkaan kebutuhan pokok di Jawa Tengah. Kepada para pemudik, dia berpesan agar menjaga kesehatan, ketertiban, dan barang bawaan.
“Tolong dipastikan semua aman, dan salam kepada masyarakat dan keluarga,” pungkasnya.
Bupati Sukoharjo Etik Suryani memberikan apresiasi terhadap Layanan Masyarakat Menyambut Mudik Lebaran 2026 ini. Dia menyambut gembira adanya free Wi-Fi publik di berbagai lokasi layanan masyarakat dalam program internet gratis sektor area publik.
Dijelaskan, program ini mulai dilaksanakan sejak tahun 2025 dan berlanjut sampai tahun ini 2026. Selain program internet gratis sektor area publik terdapat juga internet gratis sektor desa, sektor pendidikan, dan juga internet pendukung program Kecamatan Berdaya.
“Ini sangat bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, puluhan masyarakat mengantre untuk mendapatkan pengecekan kesehatan gratis yang diadakan di Terminal Sukoharjo. Di antaranya para crew bus, yang melakukan tes urin dan tes darah.


