TEGAL, smpantura – Meski Kota Tegal tak dilewati jalur Tol arah Jakarta-Semarang, jalur pantura dan jalur tengah di kota tersebut, tetap banyak dipadati pemudik bersepeda motor dan yang mengendarai mobil pribadi. Polres Tegal Kota mengimbau, pemudik agar mewaspadai saat melewati perlintasan rel kereta api (KA).
Apalagi saat turun hujan, maupun sesudah hujan, dan waktu malam hari. Kondisi perlintasan yang bergelombang dan licin, sangat rawan terjadinya roda sepeda motor salip atau tergelincir. Hal itu sangat membahayakan pemudik bersepeda motor dan pengguna jalan lainnya.
”Di sejumlah lokasi perlintasan rel KA, yang penerangan jalannya kurang, pemudik Saya imbau juga harus hati-hati dan lebih waspada, saat melewati perlintasan rel KA khususnya di malam hari,” terang Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya SIK MH, didampingi Kabag Ops Kompol Nur Cholis dan Kasat Lantas AKP Suyit Munandar.
Upaya mengimbau pemudik atau pengguna jalan lain dari berbagai daerah dan warga Kota Tegal, tak hanya dilakukan dengan menyebarkan brosur maupun leaflet berisi imbauan. Tapi Polres Tegal Kota memiliki cara unik. Selain menyampaikan imbauan, juga sekaligus memberikan edukasi dan bersedekah.
Bagikan Takjil
Hal itu seperti terlihat di perlintasan rel KA Tirus Kota Tegal. Menjelang waktu buka puasa, dengan arus lalu lintas kendaraan cukup padat. Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya memimpin langsung kegiatan bagi-bagi takjil kepada pengendara sepeda motor dan mobil, yang melintas di lokasi tersebut.
Sambil membagikan takjil atau makanan ringan untuk berbuka puasa, Kapolres Tegal Kota dan personel jajarannya menyampaikan imbauan untuk hati-hati dan waspada saat melewati perlintasan rel KA.


