Pendaki Hilang di Mongkrang, Sekda Jateng Kawal Pencarian

“Kondisi hari ini cukup ekstrem, hujan dan angin kencang di bagian atas membuat tim drone dan vertical rescue tidak bisa bergerak maksimal,” jelasnya.

Optimisme

Meski demikian, Sumarno menyatakan optimisme tetap di jaga. Ia menilai masih terdapat sejumlah petunjuk yang memberi harapan, sehingga operasi pencarian di putuskan untuk kembali di perpanjang tiga hari ke depan.

“Mudah-mudahan dengan dukungan drone dan kerja keras seluruh tim dalam beberapa hari ke depan, area pencarian bisa di pantau lebih luas dan korban dapat segera di temukan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR (Kakansar) Surakarta, Kamal menjelaskan, pada hari ke-10 pencarian, tim SAR gabungan mengerahkan berbagai metode, mulai dari penyisiran darat, penggunaan anjing pelacak (K9), hingga operasi vertical rescue.

BACA JUGA :  Ahmad Luthfi Sambangi Pos Kamling, Hidupkan Kembali Siskamling dan Semangat Jogo Tonggo

“Hari ini personel yang terlibat sekitar 350 orang dari kurang lebih 50 organisasi,” ujar Kamal.

Ia mengakui, cuaca menjadi tantangan serius dalam operasi pencarian. Vegetasi yang lebat, kabut tebal, serta angin kencang membuat jarak pandang di lapangan sangat terbatas.

“Tadi saya sudah naik ke atas, angin cukup besar dan jarak pandang sangat terbatas, tidak lebih dari lima meter,” katanya.

Meski di hadapkan pada cuaca ekstrem dan medan yang licin serta menanjak, tim SAR gabungan tetap melanjutkan pencarian dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel. (**)