BATANG, smpantura – Nahdlatul Ulama kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat basis organisasi dari tingkat bawah. Hal tersebut di tandai dengan di laksanakannya peletakan batu pertama pembangunan Gedung NU Ranting Candirejo, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jum’at, (16/1).
Momentum ini menjadi penanda di mulainya pembangunan gedung yang di harapkan dapat segera rampung dan di manfaatkan oleh warga NU.
Kegiatan tersebut di hadiri oleh jajaran pengurus PCNU Kabupaten Batang, pengurus MWCNU Kecamatan Bawang, pengurus ranting NU Candirejo, Camat Bawang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Nahdliyin setempat.
Ketua PCNU Kabupaten Batang, Ahmad Munir Malik dalam sambutannya menegaskan, pembangunan gedung NU di tingkat ranting merupakan simbol nyata kemandirian organisasi. Menurutnya, ranting adalah fondasi utama jam’iyah Nahdlatul Ulama, sehingga penguatan sarana dan prasarana di tingkat ini menjadi sangat penting.
”Gedung NU di tingkat ranting bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol kemandirian, kesadaran berorganisasi, dan kesungguhan warga NU dalam merawat jam’iyah. Kekuatan NU sejatinya berada di ranting,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong dan kebersamaan warga NU Candirejo yang mampu menginisiasi pembangunan gedung secara mandiri. Hal tersebut di nilai sejalan dengan nilai-nilai dasar NU yang menjunjung tinggi kebersamaan, kemandirian, dan khidmah.
Sementara itu, Ketua Ranting NU Candirejo, kiai Faturrokhman menyampaikan, pembangunan gedung NU ini di harapkan menjadi pusat kegiatan ke-NU-an. Baik dari Banom Ansor Fatayat Muslimat IPNU IPPNU dan baik untuk kegiatan keagamaan, organisasi, pendidikan, maupun sosial kemasyarakatan.


