“Untuk uji coba saat ini fokus kepada pencocokan dan pendataan konsumen gas melon secara digital dengan penyaluran sesuai kuota yang telah ditetapkan. Tidak ada yang berbeda dengan skema sebelumnya. Yang berubah hanyalah skema transaksi, dimana ada pencatatan dan pengecekan data secara digital terlebih dahulu sebelum bisa bertransaksi,” jelasnya.
Tia berharap, dengan adanya program ini, gas melon bisa disalurkan dengan lebih tepat sasaran. Sementara bagi masyarakat mampu, diimbau tetap menggunakan elpiji nonsubsidi.
(T03-Red)