“Kami akan sampaikan ke Bupati akan pentingnya pelajaran pelestarian alam. Kalau sejak dini sudah paham, maka dewasa akan cinta terhadap alam,” terang Khayyi.
Di tambahkan, untuk mempertahankan tanaman yang telah ditanam, di butuhkan Satuan Tugas (Satgas) untuk pengawasan. Di rencanakan, ada tiga posko yang di bangun di atas Guci. Satgas itu gabungan dari Perhutani, relawan, TNI, Polri dan Pemkab Tegal.
“Pohon yang di tanam beberapa kali di lereng Gunung Slamet masih aman, karena air banjir besar setelah masuk sungai,” pungkasnya. (**)


