Lebih lanjut dia mengatakan, penyidik saat ini masih melakukan klasifikasi saksi tambahan. Ini untuk memastikan apakah terdapat unsur kekerasan yang berpotensi menyebabkan luka. Atau berdampak pada kondisi kesehatan korban.
“Kami masih mendalami, memeriksa saksi-saksi lain, dan mempelajari kemungkinan langkah lanjutan. Semua akan kami lakukan secara profesional agar peristiwa ini menjadi terang,” pungkasnya.
Seperti di beritakan, seorang pelajar MTs di Kabupaten Brebes di laporan meninggal dunia, setelah diduga menjadi korban bullying teman-temannya. Korban yakni Azka Rizki Fadholi, siswa MTs Miftahul Ulum Rengaspendawa, Kecamatan Larangan, Brebes.
Azka di laporkan meninggal pada 12 Agustus 2025, setelah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit (RS) Harapat Sehat Jatibarang. Sebelumnya, ia mendapatkan perawatan selama 1 hari, namun nyawanya tidak tertolong. Kasus dugaan bullying ini, telah di laporkan ke polisi oleh pihak keluarga bersama kuasan hukumnya. (**)


