Slawi  

Posko Kesehatan Siaga 24 Jam, Pastikan Kondisi Pengungsi Padasari Tetap Prima

Untuk kasus medis berat yang tidak bisa di tangani di posko, Dinas Kesehatan telah menyiapkan sistem rujukan yang terintegrasi.

“Kemarin kami sudah berhasil menangani rujukan penting. Di antaranya warga yang akan melahirkan serta penanganan pasien fraktur (patah tulang). Jika Puskesmas tidak mampu menangani, pasien langsung kami evakuasi ke RS pendukung,” tegas Siti Iva.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Edy Sucipto menuturkan, selain posko kesehatan di tempat pengungsian, juga di siapkan petugas yang mobile di beberapa titik pengungsian seperti Mokaha, Jatinegara dan Rumdin Bupati Tegal. Kebanyakan pengungsi menderita Ispa, hipertensi, sakit kepala, pegal-pegal otot dan gatal-gatal.

BACA JUGA :  Kolaborasi Kunci Tercapainya Pariwisata Berkelanjutan 

“Pelayanan kesehatan ada ambulans lengkap, petugas kesehatan dari dokter, perawat lengkap dengan obat-obatan. Shift tiga kali dari pukul 07.00-14.00, 14.00-21.00 dan 21.00-07.00,” jelasnya.

Hadirnya posko-posko ini di harapkan mampu memberikan rasa aman bagi warga Padasari di tengah masa sulit. Dan memastikan bahwa bantuan medis selalu tersedia tepat di saat mereka membutuhkan. (**)