Dalam kegiatan itu, Polres Tegal turut mengerahkan Mobil Sabhara guna membantu proses pengangkutan lumpur, sampah, serta material sisa banjir dari lingkungan warga. Personel Polri bersama relawan dan masyarakat tampak bahu-membahu membersihkan rumah, kios, serta akses jalan agar aktivitas warga dapat segera kembali normal.
Kapolsek Jatinegara Iptu Marsono mengatakan bahwa kerja bakti ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Khususnya saat warga mengalami musibah.
“Kami berupaya membantu mempercepat proses pemulihan lingkungan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo mengapresiasi gerak cepat jajarannya dalam membantu masyarakat terdampak banjir.
“Polri akan terus hadir dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam memberikan bantuan kemanusiaan serta memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ungkap Kapolres.
Selain melaksanakan kerja bakti, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah timbulnya penyakit pascabanjir.
Sementara itu, Kasi Pelayanan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Tegal Latifah menuturkan, banjir berdampak pada 250 kepala keluarga atau 1.300 jiwa.
PMI Kabupaten Tegal sejak Senin malam telah mengirimkan bantuan makan untuk warga. (**)


